Blogger Widgets

Selasa, 24 Maret 2015

TUGAS 2

ALASAN MEMILIH JURUSAN AKUNTANSI

Dalam kehidupan, pendidikan itu merupakan  hal yang terpenting bagi saya. Sehingga saya berharap untuk selalu berkembang dalam setiap aspek pendidikan. Proses mengembangkan diri untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupanpun sulit untuk dilaluinya. Banyak halangan-halangan yang harus dilalui untuk menggapai itu semua. Dan sayapun harus berpandai-pandai dalam mengambil setiap keputusan dan mempertimbangankannya.  Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangatlah penting dan susah untuk diraih.

Dewasa ini, untuk mendapatkan jaminan masa depan lebih baik, tidak cukup hanya lulus dan mengandalkan ijasah SMA atau jenjang sederajat lainnya. Di jaman sekarang banyak lowongan pekerjaan yang ditawarkan ke masyarakat sebagian besar mensyaratkan lulusan S1 atau minimal Diploma 3 dengan bidang keahlian yang lebih spesifik. Tentunya, hal ini mendorong saya untuk memilih melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Namun, menentukan perguruan tinggi dan jurusan yang tepat bukanlah persoalan yang sepele bagi saya. Seringkali ketiadaan informasi dan ketidaktahuan akan minat atau bakat kerap menyebabkan masalah dan penyesalan di kemudian hari. Misalnya, perguruan tinggi pilihan ternyata kualitasnya tidak sesuai harapan, tidak dapat mengikuti materi kuliah dengan baik karena tidak tertarik di bidang pilihanya,  Karena itulah, pemilihan tempat kuliah dan jurusan yang tepat sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Dan pada waktunya saya mempunyai prinsip bahwa segala sesuatu yang kita kerjakan itu harus sesuai dengan apa yang kita sukai. Begitu pula pertimbangan yang saya ambil ketika memilih untuk melanjutkan studi ke Perguruan tinggi dan dalam memilih jurusan. Dengan pertimbangan itu, akhirnya saya memilih masuk  jurusan Akuntansi.
Alasan saya memilih  pendidikan di jurusan Akuntansi
Jika melihat alasan kenapa saya  memilih jurusan akuntansi, maka ada beberapa alasan. Pertama, akuntansi berbeda dengan ilmu sosial lainnya. Menurut saya, kebanyakan ilmu sosial lainnya cenderung memiliki teori yang bersifat kualitatif dan secara umum dapat dipelajari sendiri tanpa harus belajar khusus, misalnya dengan membaca buku atau malah justru sudah merupakan bakat yang dimiliki oleh setiap orang karena manusia adalah makhluk sosial. Sementara akuntansi berbeda dengan ilmu sosial lainnya. Akuntansi itu baik secara teori ataupun aplikasinya memiliki metode tersendiri yang hanya dapat dikuasasi melalui pembelajaran yang mendalam terhadap ilmunya. Kedua, meskipun seseorang yang kuliah di jurusan akuntansi seharusnya menjadi seorang akuntan, namun seseorang yang kuliah akuntansi sebenarnya fleksibel terhadap jenis lapangan pekerjaan lainnya. Seorang akuntan dapat menjadi manajer, auditor, dosen, pengusaha sekalipun. Banyak contoh orang yang berhasil setelah kuliah di jurusan akuntansi.
Saya bisa mengambil kesimpulan bahwa kebanyakan orang akan memilih untuk bekerja setelah lulus kuliah. Bisa mencari pekerjaan atau malah menciptakan lapangan pekerjaan baru. Dalam jurusan akuntansi, Seorang akuntan dapat menjadi manajer, auditor, dosen, pengusaha sekalipun. Banyak contoh orang yang berhasil setelah kuliah di jurusan akuntansi. Untuk seorang generasi muda, apapun pekerjaannya harusnya bisa menjadikan sebuah pengalaman.
Read more ...